Rabu, 15 Juni 2011

Ittiba'ul Hawa


bermain-main dengan perasaan.
mengikuti setiap keinginannya adalah cerita yang tak terselesaikan.
akibatnya perlahan kelembutan akan meleleh dan jatuh kebawah merambati permukaan hati yang mulai mengeras.
senantiasa mengejar kefanaan dan mengumpulkannya itulah sikap hawa nafsu.
tiada kepuasan, itu pengakuan fitrah diri.
hati yang keras kemudian mengikuti sang waktu berjalan untuk menjadi mati.
lalu, tubuh akan hanya sekedar jasad tanpa hati.
manusia, makhluk yang termuliakan itu menjelma menjadi tanpa arti.
lebih hina sekalipun dari makhluk yang tak terkaruniakan akal dan pekerti.
meski ia rasakan raganya sakti.
dan untuk apa menghuni bumi, disana peti telah menanti...

Selasa, 14 Juni 2011

Mencintai Sebuah Kesalahan



sebab kesalahan ada untuk menjadi sosok guru, bukan mengajak kita sekedar tuk berbasah mata atas nama sesal! dunia selalu bangga melorotkan keburukan kita, menampakkan celah dari kesempurnaan yang kita kejar. lalu berderai tawa sebagian manusia. dan biarkan sajalah!
sebabnya pula, tak mudah merangkak di kegelapan tak bercahaya. saat kau terantuk, terbentur, terhalangi, bagiku itu sebuah kesalahan. lalu engkaupun belajar, memilih arah lain, dan meneruskan perjalanan.
kesalahan adalah sebatang kayu tempat kita berpegang di tengah lautan, saat ombak bermain kejar-kejaran, tak peduli kita yang sedang bingung, ia akan menolong kita. maka tetaplah berpegang padanya.
salah tak mengapa ada. sebab salah juga bila kita selalu benar. hanya saat itu kita belum menemuktan hikmah dari kesalahan yang berlaku. tak usah takut dengan kesalahan, hanya saja perlu dihindari dengan kehati-hatian dan keseriusan. meskipun tak semuanya bisa terelakkan.
mari mencatat kesalahan untuk kita renungi, untuk kita pelajari, untuk kita jadikan pedoman agar tak terjatuh di lubang yang sama...