Senin, 07 Desember 2009

Belajar menjadi ibu..

"Didiklah anakmu 25 tahun sebelum ia dilahirkan!", Rasulullah said.

Inilah salah satu resep ampuh yang diwariskan Rasul untuk kita. Mengajak kita untuk memikirkan hakikat persiapan diri dan tujuan masa depan.
Sejenak kita perlu menekuri diri, menghitung langkah dan merenungi jejak yang telah terlewati. Adakah kita telah mengamalkan wasiat Rasul ini.
Sebuah pertanyaan mungkin pernah muncul, "mengapa surga di bawah telapak kaki ibu?". Mengapa bukan di bawah telapak kaki ayah yang setiap hari berjuang menghidupi keluarga?, yang menjadi kepala keluarga yang nantinya akan memikul tanggung jawab dan amanah atas istri dan anak-anaknya?.
Mengapa?
Karena telapak kaki adalah sang peniti jejak. Lihat dan perhatikan sang bunda menapaki liku-liku kehidupan, membesarkan dan mendidik anak-anaknya. Ibu sang sekolah pertama bagi anak-anaknya.
Sebuah penelitian akhirnya membuktikan, sejak dalam kandungan bunda karakter anak telah terbentuk.
Tumbuh kembang bayi dipengaruhi oleh gerakan atau kontraksi uterus. Gerakan uterus akan lembut, jika emosi ibu semasa hamil stabil dan tenang, hal ini membentuk karakter anak yang lembut dan tenang.
Gerakan uterus akan kasar dan tidak stabil jika sang ibu seringkali emosi dan tegang, saat itulah terbentuk karakter kasar dan tempramen tertanam pada anak.
Bagaimana calon ibu dan calon bapak, sudahkah anda persiapkan diri?

Me: ???!*@#~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar